Kisah Sebatang Pohon

Dari benih, muncullah batang pohon. Batang pohon itu wajib memelihara dirinya agar kuat dan sehat. Bila dia sudah merasa cukup kuat dan sehat, dia menumbuhkan cabang-cabang. Maka batang pohon harus memelihara cabang-cabang itu hingga kuat dan sehat. Setelah itu, batang pohon menumbuhkan ranting-ranting dan daun. Maka batang pohong itu harus memelihara ranting-ranting dan daun sehingga sehat dan kuat.

Setelah batang pohon mampu memelihara dirinya sendiri dan cabang-cabang dan ranting-ranting serta daun-daun, maka dia siap memunculkan buah-buahnya. Si Batang pohon wajib memelihara buah-buah itu sampai menjadi masak dan siap dimanfaatkan oleh orang banyak. Manusia lahir ke dunia, pertama-tama dia harus berusaha menyenangkan dirinya sendiri. Setelah merasa cukup lalu dia ber-istri/suami, maka dia harus berusaha menyenangkan pasangan hidupnya. Lalu, lahirlah anak-anak, maka dia pun harus berusaha menyenangkan anak-anaknya itu. Setelah satu keluarga itu merasa cukup senang, maka dia harus berusaha melihat sekitarnya dan berusaha untuk menyenangkan orang-orang di sekitarnya. Demikian seterusnya sampai radius terjauh yang bisa dia jangkau.

Akhirnya:”Sebaik-baik manusia adalah yang paling besar manfaatnya bagi orang lain” (semoga solawat dan salam selalu tercurah kepada yang menyampaikan kalimat ini).

Source : Nonot Harsono, MT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: